FST UIS — Program Studi Teknik Perkapalan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Ibnu Sina (UIS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) hasil pemutakhiran pada Senin (26/5) di Ruang Rapat FST UIS. Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Teknik Perkapalan, Dr. Albertus L. Setyabudhi, S.T., M.MT., IPM.
FGD dihadiri jajaran pimpinan Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam (YAPISTA), Rektor dan Wakil Rektor UIS, para dekan, kepala lembaga, dosen dan tenaga kependidikan, perwakilan mahasiswa, alumni, serta mitra industri.
Dalam sambutannya, Rektor UIS, Assoc. Prof. Dr. Ir. Larisang, M.T., IPU, mengapresiasi inisiatif Program Studi Teknik Perkapalan dalam menyosialisasikan VMTS sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan penjaminan mutu. Rektor menegaskan bahwa VMTS tidak cukup hanya dirumuskan, tetapi harus dipahami dan dijadikan acuan oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, serta selaras dengan VMTS universitas dan fakultas.



Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI), Roni Saputra, M.Si., menyampaikan bahwa VMTS merupakan dokumen penetapan dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal, sehingga sosialisasi menjadi bagian penting dari tahap pelaksanaan siklus PPEPP. Ia juga mendorong agar tingkat pemahaman VMTS diukur secara berkala melalui survei kepada seluruh pemangku kepentingan, kemudian didokumentasikan dan ditindaklanjuti.
Sementara itu, Dekan FST UIS, Ir. Sanusi, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM, menjelaskan bahwa VMTS Program Studi Teknik Perkapalan telah diselaraskan dengan arah pengembangan fakultas. Ia menekankan posisi strategis Batam sebagai pusat industri maritim dan galangan kapal yang harus menjadi kekuatan program studi dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja.
Pada sesi pemaparan, Dr. Albertus menyampaikan rumusan VMTS hasil pemutakhiran, termasuk visi keilmuan program studi di bidang perancangan, konstruksi, dan produksi kapal serta industri maritim. Ia juga menguraikan keterkaitan antara misi, tujuan, dan strategi, beserta indikator kinerja dan target capaian. Sosialisasi VMTS, jelasnya, dilakukan melalui laman program studi, media sosial, papan informasi, kegiatan pengenalan kampus, dan penyampaian di awal perkuliahan.
Sesi masukan pemangku kepentingan berlangsung dinamis. Dosen dan tenaga kependidikan mengusulkan agar VMTS diturunkan secara jelas ke dalam rencana pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa berharap tujuan program studi tercermin dalam kegiatan praktik, kunjungan industri, dan kesempatan magang di galangan kapal. Alumni menyarankan penekanan pada penguasaan perangkat lunak desain kapal dan pemahaman standar klasifikasi, sedangkan mitra industri mendorong penguatan kerja sama magang, penelitian terapan, dan sertifikasi kompetensi.
FGD menghasilkan tiga kesepakatan: VMTS hasil pemutakhiran akan disosialisasikan secara berkelanjutan; survei pemahaman VMTS dilaksanakan secara berkala dan dilaporkan kepada fakultas serta unit penjaminan mutu; dan seluruh masukan pemangku kepentingan dijadikan dasar penguatan strategi pencapaian VMTS serta rencana operasional program studi.
Menutup kegiatan, Dr. Albertus menyampaikan terima kasih kepada pimpinan yayasan, pimpinan universitas, dan seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa VMTS Program Studi Teknik Perkapalan menjadi acuan bersama dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi. FGD resmi ditutup pada pukul 17.00 WIB.


